17 kebakaran dan 130 titik panas terpantau, Pemkab Banjar aktifkan siaga darurat

Daerah 20 Jul 2026 23:09 2 min read 18 views By Jbn

Share berita ini

17 kebakaran dan 130 titik panas terpantau, Pemkab Banjar aktifkan siaga darurat
Pemkab Banjar juga telah membentuk komando serta pos lapangan guna memperkuat penanganan.

Jbn- KAB. BANJAR, Pemerintah Kabupaten Banjar menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan berlaku mulai 15 Juli hingga 30 September 2026.

 

Langkah ini diambil menyikapi meningkatnya potensi bencana seiring perkiraan puncak musim kemarau pada bulan September mendatang.

 

Penetapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Yudi Andrea saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Bupati Banjar, Senin (20/7/2026).

 

Dalam kegiatan yang diikuti seluruh ASN ini, Yudi melaporkan sejak Juni hingga pertengahan Juli 2026 tercatat 17 kejadian kebakaran dengan luas lahan terdampak lebih dari 117 hektare, serta terpantau 130 titik panas di berbagai wilayah.

 

Sesuai arahan Instruksi Presiden, Pemerintah Provinsi Kalsel dan prediksi BMKG, Pemkab Banjar juga telah membentuk komando serta pos lapangan guna memperkuat penanganan.

 

 “Kekurangan air bersih dan risiko kebakaran permukiman mulai terasa. Penanganan ini bukan hanya tugas BPBD, melainkan tanggung jawab seluruh unsur,” jelasnya.

 

Bersama TNI, Polri, relawan dan masyarakat, seluruh posko siaga telah diaktifkan lengkap dengan personel dan peralatan.

 

Yudi meminta camat, lurah, kepala desa dan seluruh elemen meningkatkan kewaspadaan, serta mengimbau masyarakat berhenti membakar lahan maupun sampah, hemat air dan segera melaporkan jika menemukan titik api.

 

Selain itu, Yudi juga mengingatkan percepatan pelaksanaan pembangunan semester II 2026 agar berjalan sesuai target.

 

Dalam apel tersebut turut diserahkan dividen PT BPR Martapura Banjar Sejahtera tahun buku 2025 senilai Rp906.850.852 dan bantuan jamban sehat cegah stunting senilai Rp7 juta.**

journal banua news