Api melalap 10 bangunan di Desa Muara Pulau, diduga dipicu korsleting listrik

Daerah 25 Jul 2026 18:30 2 min read 33 views By ahim jbn

Share berita ini

Api melalap 10 bangunan di Desa Muara Pulau, diduga dipicu korsleting listrik
Dari 10 rumah yang terdampak, delapan unit mengalami kerusakan berat hingga habis terbakar, sementara dua sisanya menderita kerusakan ringan.

Jbn-BATOLA, Kebakaran besar melanda kawasan Jalan Perintis, Desa Muara Pulau RT 04 RW 02, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (24/7/2026) pagi.

 

Peristiwa ini merusak sedikitnya 10 unit rumah warga, di mana delapan di antaranya habis dilalap si jago merah. Kebakaran diduga bermula sekitar pukul 09.45 Wita, ketika api pertama kali muncul dari salah satu bangunan warga.

 

Karena sebagian besar rumah di sana berbahan kayu, kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

 

Warga setempat sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan yang ada di sekitar mereka.

 

Namun upaya tersebut terhenti karena api semakin membesar dan tidak terkendali.

 

Tak lama kemudian, tim gabungan dari relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) serta petugas Dinas Pemadam Kebakaran dari berbagai wilayah di Batola tiba di lokasi.

 

Setelah bekerja keras selama kurang lebih satu setengah jam, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 11.25 Wita.

 

Kepala UPT Damkar Kabupaten Barito Kuala, Yusma Hermadi, menjelaskan bahwa dari 10 rumah yang terdampak, delapan unit mengalami kerusakan berat hingga habis terbakar, sementara dua sisanya menderita kerusakan ringan.

 

"Selain kerugian materi yang cukup besar, tercatat dua warga mengalami luka bakar ringan saat kejadian. Namun kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Yusma.

 

 Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, pihaknya belum bisa memastikan secara pasti dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

 

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, sementara ini diduga kuat api bermula dari korsleting atau arus pendek listrik.

 

"Penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan tim kami. Namun informasi awal yang diterima dari masyarakat mengarah pada dugaan terjadinya arus pendek listrik," jelasnya. ** Jbn ahim

journal banua news