Status tanah belum jelas: 135 satuan pendidikan di Banjar belum punya sertifikat lahan
Daerah
10 Jun 2026 23:38
•
1 min read
•
35 views
•
By admin
Sebagian besar tanah berasal dari hibah masyarakat namun belum ditingkatkan statusnya menjadi sertifikat resmi.
Jbn-BANJAR, Sebanyak 135 sekolah di Kabupaten Banjar (5 PAUD, 83 SD, dan 47 SMPN) ternyata lahan tempat bangunannya belum bersertifikat.
Kepala BPKPAD Nasrullah Sadiq menyatakan pihaknya hanya mencatat aset, sedangkan pengurusan legalitas menjadi tugas instansi terkait.

Sebagian besar tanah berasal dari hibah masyarakat namun belum ditingkatkan statusnya menjadi sertifikat resmi.
Kondisi ini berisiko menimbulkan sengketa dan menghambat kegiatan belajar mengajar, sehingga Dinas Pendidikan diminta segera menyelesaikan proses sertifikasinya.**
foto ilustrasi
Related Articles
Recent Articles
•
Jarak pandang terbatas akibat kabut asap, Polisi Batola bagikan tips aman berkendara
•
Tabukan semarakkan HUT RI ke-81: Jalan santai, senam massal dan doorprize meriah
•
DPRD Banjar susun Raperda Retail Modern: Lindungi usaha kecil, cegah persaingan tak sehat
•
32 Pasangan di Batola ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu 2026, dapat kepastian hukum dan dokumen resmi
•
Dari satu kamar, api rambat bakar tiga rumah di Tabunganen Tengah
•
Jemaah dan masyarakat Batola desak keadilan vonis penganiayaan Guru Husin
•
Postur Perubahan APBD Banjar 2026 Dirinci: Pendapatan Rp 2,299 triliun, belanja Rp 3,146 triliun
•
Gempa Magnitudo 7,7 NTT: Data korban, pengungsi, dan kerusakan
•
Debut luar biasa! SixStar Fighting Camp langsung borong tiga medali di Kejuaraan Ju-Jitsu Piala Bupati Banjar
•
Kejari Barito Kuala sabet empat penghargaan di Hari Kemerdekaan ke-81
Popular Articles
•
Jalin kerja sama erat, orang tua dan SMPN 1 Anjir Muara sepakat dukung generasi penerus
•
Nasib Monumen ALRI Bantuil, simbol perjuangan pahlawan Kalsel kini terancam rusak
•
RSUD H Abdul Aziz Marabahan resmi beroperasikan layanan cuci darah, pasien tak perlu lagi ke Banjarmasin
•
Lalu lintas padat sejak pagi, warga diminta cari jalur alternatif
•
Di tengah perkebunan sawit, semangat kemerdekaan RI ke-81 berkobar penuh kebersamaan