Teknologi tepat guna dorong produktivitas padi di Desa Penggalaman Martapura

Teknologi 16 Jul 2026 19:42 2 min read 14 views By Jbn

Share berita ini

Teknologi tepat guna dorong produktivitas padi di Desa Penggalaman Martapura
Di sisi lain, para petani menyadari bahwa tantangan belum usai. Dengan datangnya musim kemarau, ketersediaan air menjadi perhatian utama.

jbn-BANJAR, Inovasi pertanian kembali menunjukkan hasil nyata di Kabupaten Banjar. Melalui Farm Field Day (FFD) yang diselenggarakan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat pada Senin (13/7/2026), terbukti bahwa penerapan metode tanam yang benar mampu melipatgandakan hasil panen sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Fokus utama kegiatan ini adalah meninjau keberhasilan demplot padi varietas Inpari 32 dengan sistem tanam Jajar Legowo 4:1.

 

Dikelola oleh Penyuluh Pertanian Swadaya Samsul, lahan tersebut mencatatkan hasil ubinan 5,3 kilogram yang berpotensi menghasilkan 8,4 ton gabah per hektar.

 

Perjalanan menuju keberhasilan tersebut tidak lepas dari tantangan.

 

Serangan hama penggulung daun sempat mengancam, namun upaya pemantauan dini dan penanganan cepat menggunakan bantuan saprodi berhasil menekan dampak buruk serta menjaga kualitas tanaman.

 

Di sisi lain, para petani menyadari bahwa tantangan belum selesai. Dengan datangnya musim kemarau, ketersediaan air menjadi perhatian utama.

 

Oleh karena itu, mereka mengharapkan dukungan pompa air sebagai bagian dari Alsintan guna mengamankan irigasi lahan mereka.

 

Kepala Bidang Penyuluhan dan SDM Pertanian, drh Akbar Susanto menegaskan bahwa demplot ini merupakan bagian dari upaya menyebarkan teknologi pertanian modern.

 

“Pemilihan benih unggul, pemupukan yang seimbang, dan penanganan hama yang tepat adalah kunci hasil yang maksimal,” jelasnya.

Tahun ini, penyebaran teknologi serupa akan digelar di lima kecamatan se-Kabupaten Banjar dalam rangka mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

 

Kehadiran berbagai pihak mulai dari perangkat daerah hingga pelaku pertanian menunjukkan komitmen bersama memajukan sektor pertanian di wilayah ini.**

journal banua news