Zaporizhstal lenyap diserang Rusia, pasokan baja untuk Kebutuhan militer terhenti

Politik 14 Aug 2026 03:08 1 min read 12 views By Jbn

Share berita ini

Zaporizhstal lenyap diserang Rusia, pasokan baja untuk Kebutuhan militer terhenti
Akibat kejadian tersebut, seluruh aktivitas produksi baja gulung yang menjadi kebutuhan strategis untuk keperluan militer kini berhenti sepenuhnya.

Jbn- ZAPORIZHZHIA, Serangan gabungan rudal balistik dan dugaan rudal hipersonik Zircon yang dilancarkan Rusia pada Selasa dini hari (11/8/2026) waktu setempat, menghantam wilayah Zaporizhzhia dan melumpuhkan total operasi pabrik baja utama Zaporizhstal.

 

Serangan ini menelan sedikitnya 6 korban jiwa dan 52 orang lainnya luka-luka, termasuk pekerja yang tengah menuju tempat perlindungan.

 

Selain menghancurkan fasilitas industri vital, serangan ini juga memicu kebakaran hebat serta merusak bangunan tempat tinggal dan gedung non-hunian di sekitar lokasi.

 

Di Kiev, serangan serupa juga memicu kebakaran gudang dan melukai satu warga sipil, sebelum berhasil diredam petugas pemadam.

 

Konflik pun kembali memanas saat Ukraina melancarkan serangan balasan menggunakan pesawat nirawak ke wilayah Rusia.

 

Pihak Rusia mengklaim sistem pertahanan udara berhasil mencegat 396 unit drone di 15 wilayah negara itu.

 

Sebanyak 237 drone terdeteksi mengarah ke Moskow, dan 13 di antaranya berhasil dilumpuhkan saat mendekati sasaran.

 

Di wilayah Voronezh, puing-puing drone memicu kebakaran di gudang perusahaan ritel daring Wildberries dan merenggut nyawa satu warga berusia 49 tahun.

 

Situasi saat ini masih dalam pemantauan ketat kedua belah pihak, dengan ketegangan yang kian meningkat di garis depan maupun wilayah perkotaan. ***

journal banua news